UPTD Pendas Masih Dibutuhkan

1
166
Kantor UPTD Pendidikan Garut Kota/Kandaga

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, mengatakan saat ini keberadaan UPTD sangat membantu Pemkab Garut dalam menja-lankan fungsinya yaitu menjadi koordinator, perencana dan pengawasan di tingkat kecamatan. Ia mencontohkan UPTD Pendidikan, jika semua sekolah dan gurunya berurusan langsung dengan dinas pendidikan ten-tunya akan kesulitan.

Oleh sebab itu, kata Helmi, peran dan fungsi UPTD dirasakan masih dibutuhkan. Namun untuk menetapkannya saat ini Pemkab Garut sedang melakukan perumusan.Opsi lainnya kata Helmi, UPTD yang bersangkut-an yang tadinya bersifat struktural akan menjadi fungsional.

Namun yang jelas saat ini Pemkab Garut sudah menerjunkan tim peru-mus untuk menyikapi permasalahan ini.”Agustus semuanya sudah ada keputusan. Tim perumus akan bekerja cepat agar mencarikan solusinya,” kata Helmi.

Sementara itu, Sekjen Garut Education Watch, Sony MS, mengatakan Pemkab Garut jangan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan peng-hapusan UPTD. Pasalnya, membentuk itu lebih sulit dari pada menghi-langkan.

Menurutnya, Pemkab Garut bisa berlindung dari aturan pengapusan UPTD dengan aturan otonomi daerah. Dijelaskan setiap kabupaten/kota memiliki kewenangan mengatur SOTK-nya sendiri. Jadi UPTD bisa saja masih ada jika mau mengacu ke sana.Kalau pun sudah tidak bisa di-tawar-tawar lagi, maka Pemkab Garut harus berpikir ekstra untuk me-nempatkan pegawai yang saat ini berada di UPTD. Tidak hanya kalangan PNS-nya saja, tenaga kontrak dan sukwan pun harus diperhatikan. Farhan SN