Sri Rahayu, Siswa Berprestasi di Tiga Cabang Olahraga

0
731

Sri Rahayu saat berfoto bersama Kepala SMPN I Cisurupan, Drs. Deden Juwandi

Hitam manis dan memiliki tubuh tinggi , itulah Sri Rahayu, siswa kelahiran Garut bulan September 2002 ini sarat dengan berbagai prestasi. Sri merupakan siswa kelas VIII SMPN 1 Cisurupan memiliki kemampuan di atas rata-rata terutama di bidang olahraga. Bagaimana tidak, pada tahun ini saja ia berhasil meraih prestasi di tiga cabang olahraga yang berbeda, juara atletik O2SN tingkat kabupaten, juara lari 500 meter putri O2SN tingkat Kabupaten dan yang teranyar menjadi juara Silat Tanding Kelas E Putri (umum) tingkat Kabupaten pada ajang Dispora Cup yang digelar Mei lalu di Desa Cinisti, Kecamatan Bayongbong.

 “Anak yang satu ini memang ter-masuk siswa yang multi talenta, tinggal kita bina dan arahkan sesuai minat dan bakatnya,”tutur Drs, De-den Juwandi, Kepala SMPN 1 Cisu-rupan, Selasa (12/07/2016)

 Lanjut Deden, pihak sekolah se-nantiasa melakukan pembinaan ser-ta memberikan kesempatan bagi seluruh siswanya untuk memilih dan menunjukkan minat dan bakatnya, sehingga apa yang menjadi bakat-nya dapat terasah dan bermental ku-at terutama ketika mengikuti lomba.

 “Sebagai lembaga pendidikan, kami memiliki kewajiban membina dan memberikan ruang bagi semua siswa untuk berekspresi dan memi-lih minat serta menunjukkan bakat-nya agar berkembang, hal itu kita ak-tualisasikan juga saat mengikut-sertakan peserta didiknya dalam berbagai lomba atau kompetisi”, te-rang Deden.

 Sementara itu, Sri yang mempu-nyai cita-cita menjadi seorang atlet profesional mengungkapkan rasa te-rima kasihnya kepada semua pihak terutama pada SMPN 1 Cisurupan yang telah memberikan kesempatan dan dukungan moril dan materil ke-padanya sehingga ia mampu meno-rehkan prestasi seperti sekarang.

 “Terima kasih banyak kepada bapak Kepsek, ibu dan bapak guru semua yang telah memberikan saya kesempatan ikut serta dan memper-cayai saya mewakili sekolah ini (SMPN 1 Cisurupan-red) pada seti-ap lomba, tanpa dukungan tersebut tidak mungkin saya bisa seperti ini,” ungkap Sri.