Sertijab Kepala SMPN 2 Tarkid, Tidak Menutup Memungkinan Plt Dikukuhkan

0
250

KANDAGA.ID – Muhidin, S.Pd., M.Pd., menjabat sebagai Kepala SMPN 2 Tarogong Kidul (Tarkid) Maret 2015 yang lalu dan berakhir memasuki masa pensiun 30 September 2019. Untuk sementara ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) R. Yusup Satria Gautama, S.Pd., yang kini menjabat Kepala SMPN 1 Cilawu sekaligus Ketua MKKS SMP Kabupaten Garut.

Acara serah terima jabatan (Sertijab) berlangsung sederhana namun khidmat yang dihadiri seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan serta pengurus MKKS SMP Kabupaten Garut, berlangsung di lingkungan SMPN 2 Tarkid, Jl. Plamboyan No. 23, Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (8/10/2019).

Surat keputusan dibacakan Kepala Seksi Kelembagaan dan Kesiswaan Bidang SMP, Drs. Asep Wawan Budiman, M.Si., didampingi Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Cecep Firmansyah, M.Pd., dan pengurus Komite SMPN 2 Tarkid.

Dalam sambutannya, Muhidin memohon maaf kepada semua civitas SMPN 2 Tarkid, selama dirinya memimpin. Menurut Muhidin namanya manusia pasti banyak kekurangan dan kesalahan baik secara kedinasan maupun sebagai team work dalam memutuskan kebijakan.

“Untuk itu, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya sehingga di masa pensiun ini saya tidak punya beban, dan kami mohon do’a semoga sehat, panjang umur dan banyak rezeki, Aamiin YRA,” ucapnya yang diamini seluruh yang hadir.

Ditempat terpisah, Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Cecep Firmansyah, M.Pd., mengatakan, untuk pengisian kepala sekolah ini terakhir, November Desember tidak ada yang pensiun.

“Jumlah keseluruhan yang kosong ada 10 dan kebanyakan SMP Satu Atap (Satap) di Wilayah Garut Selatan,” jelas Cecep.

Untuk pengisian pelaksana tugas kepala sekolah sebagai manajer idealnya sekolah terdekat supaya mudah untuk koordinasi

“Karena kita strateginya, mengaturnya dijabat oleh kepala sekolah yang terdekat, terjangkau ke sana ke sini. Pak Yusup dari SMPN 1 Cilawu dekat ke sini, karena rumahnya kan di tengah-tengan jadi terjangkau dengan pengaturannya setengah hari, setengah hari,” ujarnya.

Cecep mencontohkan, jam 7.00 hingga jam 11.00 di SMPN 2 Tarkid, jam 12.00 hingga jam 16.00 di SMPN 1 Cilawu, karena di sana kan Full Day. Selain itu kan di sekolah ada Wakasek, ada Pembantu Kepala Sekolah (PKS) yang sudah profesional.

“Insya Allah tidak akan ada masalah, dan jabatan Plt ini sampai ada rotasi mutasi,” jelasnya.

Menurut Cecep, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut ada rencana rotasi mutasi Insya Allah akhir Desember, karena sudah 10 yang kosong. Dan tidak menutup kemungkinan Plt dikukuhkan,” ujarnya.

“Untuk zonasi kepala sekolah ini belum ada aturannya, karena Garut juga masih satu belum ada Garut Selatan. Kalau untuk kewilayahan yang digunakannya, SD kan ke wilayahnya sekecamatan, kalau SMP ke wilayahnya se-Kabupaten Garut,” pungkasnya. (Jajang Sukmana)***