SDN Regol 10 : Kekurangan Memicu Prestasi Generasi

0
308

KANDAGA.ID – SDN Regol 10 Kecamatan Garut Kota di Jl. Ranggalawe No. 1 Kelurahan Regol, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, berdiri sejak 24 Mei 1967 diatas tanah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Garut seluas 56 meter persegi bagian dari tanah bukan milik 463 meter persegi.

SDN Regol 10 Kecamatan Garut Kota memilik 4 ruang kelas, adapun perpustakaan dan gudang berbagi ruang dengan ruang kelas 6, mushola berbagi ruang dengan ruang guru/kantor. Adapun jumlah tenaga pendidik dan kependikan sebanyak 12 terdiri dari 3 laki-laki dan 9 perempuan, dengan jumlah peserta didik sebanyak 194 terdiri dari 99 laki-laki dan 95 perempuan.

SDN Regol 10 Kecamatan Garut Kota memiliki kegiatan Ekstrakurikuler (Ekskul) Kepramukaan wajib bagi seluruh peserta didik dari kelas I-VI dan TIK (Teknologi, Informasi & Komunikasi) kelas IV-VI.

“Kegiatan Ekstrakurikuler TIK di Sekolah kami dikenal dengan “Lab Komputer Mini” dibawah bimbingan salah seorang anggota Komite Sekolah yaitu Bapak Dewis Akbar,” ujar Kepala SDN Regol 10 Kecamatan Garut Kota, Ema Nurjamilah, S.Pd.SD., M.M., melalui WhatsApp (WA), Minggu (9/12/2018).

SDN Regol 10 Kecamatan Garut Kota memiliki visi “Terwujudnya Sekolah yang Berprestasi dan Berakhlaq Mulia sehingga manghasilkan siswa yang Cerdas, Ilmiah, dan Terampil dengan mengutamakan nilai-nilai Ketaqwaan. Dan misi “Menata dan meningkatkan sarana prasarana Sekolah; Meningkatkan prestasi siswa; dan Meningkatkan kinerja seluruh warga sekolah. Dengan strategi, Meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah setempat dan dengan pihak terkait lainnya; Mengikutsertakan siswa pada setiap lomba mata pelajaran dan lainnya baik di dalam maupun luar sekolah; dan Menghimbau warga sekolah untuk lebih meningkatkan pengetahuan melalui jenjang pendidikan formal dan selalu ikut serta pada setiap pelatihan kependidikan.

“Kami melaksanakan program harian Gerakan Embun Pagi yaitu menyambut kedatangan peserta didik dengan 5-S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun). Dan proram mingguan berupa operasi bersih lingkungan sekolah, senam sehat bersama, upacara bendera setiap hari Senin, sholat Dhuha berjama’ah setiap hari Jum’at,” ujarnya.

Selain itu, tambah Ema, yang menjadi program tahunan di SDN Regol 10 Kecamatan Garut Kota diantaranya, acara peringatan hari-hari besar Nasional seperti peringatan hari Kartini, peringatan hari Kemerdekaan Indonesia, mengikuti FLS2N, pesantren kilat setiap bulan Suci Ramadhan, dan setiap tahun dilakukan pemeliharaan seperti mengecet dinding bangunan dan benteng sekolah.

“Alhamdulillah, setiap tahunnya ada bantuan dari alumni yang dikhususkan untuk peserta didik yang yatim,” ujarnya.

Dengan motto “Berkarakter Unggul Normatif Disiplin Aspiratif Edukasi Mandiri Adil (BUNDA EMA)” SDN Regol 10 Kecamatan Garut Kota banyak meraih prestasi diantaranya, juara 1 tingkat Nasional pada Indonesia Information and Communication Technology Award (INAICTA) tahun 2014 dan meraih juara Kedua tingkat Intenasional pada ajang Asia Pacific Information and Communication Technology Award (APICTA) tahun 2014, dengan karyanya “Saron Simulator”.

“Peringkat Kesatu Bidang Teknologi dan Juara Favorit Pilihan Masyarakat Indonesia tingkat Nasional tahun 2016 pada ajang Satu Indonesia Awards (Tentang Lab Komputer Mini yang dirintis di SDN 10 Regol). Dan yang terbaru alumni SDN 10 Regol berhasil meraih Merit Award pada (APICTA) tahun 2018, kategori Highschool yang digelar 9-13 Oktober 2018 di Guangzhou, Cina,” ujarnya.

Selain itu, baru-baru ini SDN 10 Regol mendapat undangan dari Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO) untuk mengisi acara pameran di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan Jakarta selama 5 hari.

“Alhamdulillah, mulai pembukaan hingga akhir pameran stand SDN 10 Regol jadi perhatian dan menarik para pengunjung, hingga berjubel setiap harinya untuk melihat dan bertanya karya yang dipamerkan. Bahkan berbagai stasiun TV swasta pun banyak yang meliput,” pungkasnya. (Jajang Sukmana)***