Mutia, Juara PAI Tingkat Nasional Disambut Sukacita Masyarakat Pasirwangi

0
190

KANDAGA.ID – Siti Muta’ali Rahmah berhasil meraih Juara Harapan ke-1 pada Pekan Keterampilan dan Seni (Pentas) PAI Tingkat Nasional tahun 2019 yang bertemakan “Keberagamaan Generasi Milenial yang Moderat” di Makasar Sulawesi Selatan 9-14 Oktober 2019.

Mutia panggilan akrab Siti Muta’ali Rahmah merupakan anak ke-5 dari 5 bersaudara dari pasangan H. Ahmad Nasir dengan Hj. Dede Tini yang lahir di Garut, 13 Mei 2008 yang kini sedang menimba ilmu di SDN 1 Pasirwangi, Jl. Raya Pasirwangi No. 111, Desa Pasirwangi, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Saya sangat bahagia, gembira, terharu atas anugerah yang telah Allah SWT berikan,” ujar Mutia yang mengaku bercita-cita menjadi juara Internasional, Rabu (16/10/2019).

Menurut Mutia, selain mungkin Allah SWT sudah mentakdirkannya, raih juara ini berkat do’a, dukungan dari semua pihak, terutama ibu Mega Yuliana, S.Pd.SD yang saya anggap kakak sendiri, terus berjuang dan tak henti-hentinya mendukung dan memotivasi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak atas do’a dan dukungannya, mohon maaf saya hanya mampu meraih Juara Harapan ke-1,” ucapnya.

Mutia mengatakan, dalam sejarah kejuaraan sangat jarang langsung meraih juara pertama. Untuk itu, mungkin dari juara harapan ke-1 ini sebagai langkah awal untuk meraih juara lebih tinggi.

“Contohnya, sebelum saya ke tingkat nasional kan mulai dari sekolah maju ke tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi dan sampailah di tingkat nasional,” ucap Mutia yang memiliki hobi mengaji dan bernyanyi.

Dengan meraih juara harapan ke-1 ini, Mutia merasa belum sesuai dengan apa yang dicita-citakanya. Untuk itu, dirinya akan terus berjuang, terus belajar, terus dan terus.

“Jika ingin berhasil dan sukses, harus mau belajar dengan sungguh-sungguh,” pesan Mutia untuk teman dan adik-adik kelasnya.

Berkat dorongan dan dukungan Korwil, pengawas, Ketua PGRI, Kepala Desa, dan Camat Kecamatan Pasirwangi beserta para jajarannya, kedatangan Mutia mendapat sambutan luar biasa dari warga pendidikan dan masyarakat Kecamatan Pasirwangi, dengan diarak cukup jauh dari pertigaan Palnunjuk hingga Kantor Kecamatan Pasirwangi.

Kepala Desa Pasirwangi, H. Ayi Sutisna, SH., M.Pd., merasa bangga anak dari salah satu warga diwilayahnya berhasil membawa harum dengan membawa piala juara Pentas PAI tingkat Nasional.

Atas dasar itu, dirinya akan memberikan suatu kegiatan kepada guru-guru ngaji untuk mendidik semua anak SD di Desa Pasirwangi agar sepulang sekolah menunaikan sholat dhuhur berjamaah serta mengaji terlebih dahulu, dan nanti ustadznya akan dikasih insentif oleh desa.

“Misalkan pulang jam 12.00, sholat dhuhur berjamaah, beri waktu setengah jam, terutama guru tahfidz, MTQ, nanti gurunya akan diberi insentif oleh Desa dan itu sudah masuk kepada anggaran desa,” jelas H. Ayi yang mengaku telah memberikan bantuan satu paket meja dan uang kadeudeuh.

Selaku orang tua, H. Ahmad Nasir menjelaskan, penyambutan kedatangan Mutia terjadi spontan dan itu mungkin sudah ditakdirkan oleh Allah SWT dan terjadi diluar kemampuan kita.

“Ini mungkin sebagai peringatan kepada kita, karena selama ini di Indonesia yang mayoritas Islam, dalam penyambutan juara ngaji sudah terpinggirkan, berbeda dengan juara KDI penyambutan kedatangannya oleh semua pihak cukup meriah.

“Mungkin ini sebagai peringatan dari Allah SWT buat kita, jadi kita kembalikan kepada Allah SWT,” ujar H. Ahmad Nasir yang mengaku ingin mendampingi anak sampai di Makasar dianggap penumpang gelap.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Pasirwangi, Lina Rulina Setiati, S.Pd.SD., yang mengaku merasa “Haneueul” tidak bisa menyambut kedadatangan ananda Siti Muta’ali Rahmah karena sedang mengikuti kegiatan sosisalisasi BOS 2019 ditempat yang lain.

“Saya begitu terharu sekaligus bangga dengan perjuangan yang begitu berat ananda Siti Muta’ali Rahmah dan keberhasilan meraih prestasi di tingkat nasional,” singkatnya. (Jajang Sukmana)***