Merdeka Cup ke-V SMKN 1 Garut Resmi Ditutup, Kemenag Padamkan PLN 3 – 0

0
48

KANDAGA.ID – Kompetisi Futsal Over 35 Years “Merdeka Cup ke-V” SMKN 1 Garut secara resmi ditutup Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah XI, H. Asep Sudarsono, S.Pd., MM., di lapangan olahraga “Garuda Hitam” SMKN 1 Garut, Jl. Raya Cimanuk No. 309 A, Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (20/9/2019).

“Atas nama KCD Wilayah XI, kami sangat mengapresiasi, selain menyehatkan juga dijadikan sarana bersilaturahmi antara sekolah dengan instansi. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada panitia, peserta dan lainnya yang telah mendukung dan sukses kegiatan ini,” ujar Asep saat memberi sambutan yang sekaligus menutup kegiatan.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Garut, Drs. H. Dadang Johar Arifin, M.M., mengatakan, kompetisi antar instansi ini bukan untuk mencari prestasi, tapi terciptanya jalinan kerjasama dan silaturahmi antara SMK dengan instansi-instansi.

“Ini merupakan kebutuhan bagi kami, karena setiap tahun SMKN 1 Garut menitipkan anak kelas 3 kepada instansi,” jelasnya.

H. Dadang mengatakan, tujuan utamanya terjalin kerjasama dan silaturahmi yang baik, serta kooperatif. Menurutnya, semakin familiar kegiatan kita, baik untuk menjadi karyawan tetap mereka, ataupun dalam rangka melaksanakan tugas anak-anak kami, melakukan program selama tiga bulan.

“Selain itu, silaturahmi ini untuk memasyarakatkan olahraga sehingga kesehatannya semakin bagus, juga mendekatkan kerjasama dengan dunia industri (dudi)-nya sesuai tujuan SMK, bahwa SMK itu menciptakan sekolah untuk bisa menjadi tenaga-tenaga yang profesional, baik di instansi pemerintah maupun di instansi swasta,” jelasnya.

Sebelumnya, digelar pertandingan final antara Kemenag melawan PLN dengan skor akhir 3-0 untuk kemenangan Kemenag Kabupaten Garut.

“Merdeka Cup hingga ke V ini belum ada juara sejati, tahun kemarin dimenangkan Indonesia Power, kemudian tahun sebelumnya SMKN 1 Garut, dan sekarang Kemenangan. Jadi belum ada yang pernah menjadi juara dua kali,” jelasnya.

H. Dadang mengatakan, untuk hadiah dan tropy cukup surprise 2019 ini, dengan perjuangannya keras juga, karena pertandingan kemarin sangat keras sekali. Jadi wajar apabila memberikan apresiasi kepada para juara tersebut.

“Tropy kami mencari jati yang benar yaitu kayu jati merah dari Jepara dan stainless itu dari bandung,” jelasnya.

Seperti biasa di SMKN 1 Garut sebelum KBM menggelar shalat dhuha dan do’a bersama untuk keluarga, sekolah dan hari ini di tambah dengan mendo’akan anak didik yang sedang mengikuti lomba FLS2N tingkat Nasional di Bukit Randu Hotel, Lampung.

“Mudah-mudahan anak kita mewakili Jawa Barat, Keysa Arla, kelas 12 Akuntansi bisa menjadi juara. Karena yang saya lihat 27 peserta dari 34 provinsi tidak ada yang begitu istimewa,” harapnya. (Jajang Sukmana)***