Membanggakan, Dua Guru SD dari Garut Dapat Pelatihan ke Luar Negeri

0
814

KANDAGA.ID – Berdasarkan surat dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengatahuan Alam (PPPPTK IPA) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bernomor : 235/B12/PP/2019 tertanggal 30 Januari 2019, perihal Pengumuman Hasil Seleksi Program Pelatihan Guru ke Luar Negeri Tahun 2019.

Ariana, S.Pd., Guru Kelas V, SDN Tarogong 1 Gentra Maksekdas, Jl. Suherman No. 10, Desa Tarogong, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terseleksi dan terpilih dari 40 (empat puluh) Guru IPA dari seluruh lndonesla dari berbagai jenjang yang memenuhi kriteria untuk mengikuti Program Pelatihan di Luar Negeri.

Ariana, S.Pd., akan mengikuti Program Pelatihan “Training of lndonesian Science Teachers on lnquiry Based Education and STEM Learning” atau Pelatihan Guru IPA lndonesia tentang Pendidikan Berbasis Permintaan dan Pembelajaran STEM di Hiroshima University, Jepang yang akan dilaksanakan 1-22 Maret 2019 mendatang.

Selain itu, berdasarkan surat Keputusan Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 0409/B3.3/KP/2018 tertanggal 29 Januari 2019 Tentang Peserta Pelatihan Guru Ke Luar Negeri Tahun 2019.

Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan pengembangan keprofesian pendidik Pendidikan Dasar, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar melaksanakan Program Pelatihan Guru Pendidikan Dasar ke Luar Negeri Tahun 2019 tanggal 3 s.d. 23 Maret 2018 di 3 negara yaitu: Belanda (Leiden University), Australia (Queensland University), dan China (Tianjin International Chinese College).

Pudin, M.Pd., dari SD Negeri 1 Banyuresmi Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditetapkan sebagai Peserta Program Pelatihan Guru Pendidikan Dasar ke Negara Belanda (Leiden University). (Jajang Sukmana)***