Membaca Bukan Pekerjaan Sia-sia, Sampai Kapan Pun Literasi di SMPN 2 Garut Takan Berhenti

0
42

KANDAGA.ID – SMPN 2 Garut di Jl. A. Yani No. 43, Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendapat kunjungan ke-10 dari 13 daerah kabupaten/kota di Jawa Barat dalam tour literasi penulis nasional Heri Hendrayana Harris atau dikenal dengan nama Gol A Gong yang dimulai dari tanggal 3-29 September 2019, Rabu (18/9/2019).

Gol A Gong bersama rombongan diterima langsung Kepala SMPN 2 Garut DR. H. Budi Suhardiman, M.Pd., di ruang kerjanya tak lama kemudian dilanjutkan menuju GOR SMPN 2 Garut yang disambut antusias audien para pengurus organisasi peserta didik kelas 7, 8 dan kelas 9.

“Hari ini hari sejarah besar bagi SMPN 2 Garut karena kedatangan sastrawan nasional. Dan kita akan mendapatkan pencerahan langsung dari penulis nasional Gol A Gong,” ujar DR. H. Budi dalam sambutannya, sembari menambahkan, literasi di SMPN 2 Garut tidak pernah berhenti sampai kapan pun.

DR. H. Budi mengajak, jangan lupa membaca, membaca dan menulis, karena dengan itu kalian bisa jadi orang yang sukses.

Sementara itu, Gol A Gong dalam materinya mengupas tips menulis serta berbagi cerita kondisi dan perjalanan hidupnya dari sejak kecil hingga kini.

“Dari menulis saya sudah banyak daerah dan negara yang saya datangi,” kata Gol A Gong yang mengaku pernah ke Garut, naik Gunung Cikuray, Guntur dan Gunung Papandayan pada tahun 1981.

Tubuhmu sempurna tapi merasa tidak memiliki peluang masa depan, kamu sudah punya masa depan, lalu kamu mau menjadi apa? Tanya Gol A Gong kepada audien.

“Menurut ramalan tahun 2030 akan hilang 700 ribu pekerja, kamu mau jadi apa? Akan jadi anak muda yang kreatif atau sebaliknya?

Dia mengatakan, satu tangan diamputasi sejak kelas 5 SD. Kata emak tangan saya nanti juga akan tumbuh panjag lagi, dan ternyata benar sekarang tangan saya jadi panjang sampai ke berbagai daerah dan negara. Selain itu, kata bapak supaya tidak minder saya disuruh membaca buku dan olahraga. Setiap pagi saya lari-lari pulang sekolah baca buku terus begitu.

“Membaca buku manfaatnya bisa langsung dirasakan, sejak sekarang selagi masih hidup jadi membaca buku itu hadiahnya besar sekali,” ucapnya.

Gol A Gong mengaku baru paham, apa itu nasionalisme? Nasionalisme itu adalah apa yang bisa kita berikan pada Negeri Ini.

“Apa yang sudah kamu berikan pada sekolah ini? Apa yang sudah kamu berikan pada keluargamu?, pada dirimu sendiri cuma prestasi, bukan yang lain cara untuk bisa berprestasi. Allah sudah menyuruh kita membaca dengan membaca kita jadi tahu,” ujarnya yang mengaku sampai sekarang sudah menulis 126 buku.

Dia mengaku bukan siapa-siapa, tapi aku nggak bohong, kenapa Allah menyuruh kita membaca dikasih aja ya hadiahnya menulis buku.

“Coba ya dari sekarang mulai baca 1 buku, kalau saya satu hari bisa 3 buku, kegiatan membaca itu bukan pekerjaan sia-sia,” ajaknya. (Jajang Sukmana)***