Mantan Wasit FIFA Berikan Latihan Pergerakan dan Keputusan

0
129

Mantan wasit berlisensi FIFA, asal Garut, Rohman, yang pernah memimpin pertandingan Piala Dunia U 20.

Kandaga.ID- Mantan wasit berlisensi Fifa asal Garut, Rohman, memberikan latihan kepada wasit sepakbola yang ada di Kabupaten Garut, jelang bergulirnya kejuaraan Liga Apdesi, dan festival usia dini Akademi Garut Cup (AGU).

Para wasit tengah memperhatikan arahan instruktur pada sesi latihan.

” Biasanya para wasit ini melakukan latihan rutin dua minggu sekali, tapi karena akan ada event, latihannya ditambah sedikit, terutama untuk latihan pergerakan dan pengambilan keputusan. Tapi kalau latihan rutin biasanya latihan fisik aja,” ungkap Rohman yang pernah memimpin pertandingan piala dunia usia 20 tahun itu.

Rohman yang juga pengurus Askab PSSI Garut, Jawa Barat itu, menilai, kemampuan wasit Garut masih banyak yang belum kompeten, baik kemampuan fisiknya, maupun kemampuan dalam pengambilan keputusan.


” Wasit di Garut sekarang cukup banyak, ada sekitar 60 orang, tapi yang sudah kompeten masih sedikit, paling sekitar 20 persenan,” terangnya, ditemui saat memimpin latihan, Sabtu (04/10/2020).

Dikatakannya, minimnya wasit yang memiliki kemampuan bagus, dikarenakan kurangnya latihan. Sehingga, dari kelenturan tubuhnya, kemampuan fisik, pergerakan dan kemampuan mengambil keputusan, itu dinilainya masih banyak yang kurang.

” Kalau para wasit ini ingin maju, misalnya ingin berkiprah di kompetisi kasta tertinggi sepakbola, latihannya itu harus ada kemauan dari diri sendiri. Kalau hanya mengandalkan dari instruktur itu repot, biayanya juga mahal,” katanya.

Selanjutnya Rohman menilai, potensi juru pengadil lapangan hijau asal Garut ini cukup bagus. Namun disayangkannya, yang memiliki keinginan untuk maju itu minim.” Buktinya hari ini yang ikut latihan cuma 24 orang dari 60 wasit yang ada di Garut ini, terus latihannya banyak yang kurang serius,” tuturnya.

Ia menyarankan kepada para wasit untuk giat berlatih dan menjaga kemampuannya supaya lebih kompeten. Ia juga menyebut kebanyakan wasit di Garut sekarang ini hanya memiliki lesensi C2 dan C3, sedangkan wasit yang sudah berlisensi C1 Nasional hanya ada 3 orang.

” Dulu itu cukup banyak wasit asal Garut yang sudah lisensi C1 Nasional, ada sodara Tedi Wijaya (alm), Iip Saepulloh, Cacuk dan yang lainnya, tapi sudah pada pensiun semua,” pungkasnya. (Jay).