Kisah Suatu Pagi, Menu Spesial “Ngaliwet Sastra” Hisdraga

0
220
Jumat Ngaliwet
Jumat Ngaliwet Hisdaraga

 

Ketika kita mendengar nasi liwet, sambal terasi, ikan asin atau  teri dan lalapannya, tiba-tiba benak kita akan dipenuhi hasrat yang memuncak. Kuliner khas Sunda ini memang telah mendunia dan membuat penasaran semua orang untuk menikmatinya.
Lalu apa jadinya kalau acara bincang sastra ditemani beragam penganan enak itu? Jawabannya tentu saja akan sangat mengasikan. Sastra yang bagi sebagian orang, berat untuk didiskusikan rasanya akan menjadi sesuatu yang menyenangkan. Tertarik untuk menikmati keduanya? Datang saja ke acaranya “Jumat Ngaliwet” yang digagas oleh Komunitas Hisdraga, di Padepokan Sobarnas Martawijaya, Jumat, (11-8-2017), mulai pukul 14.00 WIB.
Lewat laman Facebooknya, salah seorang pengurus Hisdaraga, Ratna Ayu Budhiarti mengabarkan, acara yang bertajuk “Jumat Ngaliwet, Ngawangkong Sastra” ini, akan menghadirkan penyair kenamaan, Soni Farid Maulana. Sambil ngaliwet, sastrawan kelahiran Tasikmalaya ini akan membedah buku terbarunya, “Kisah Suatu Pagi”. Tentunya layak untuk ditunggu bagaimana isi buku terbarunya serta proses  kreativitasnya dalam melahirkan buku-buku terkenal seperti, Secangkir Teh (2005), Sehampar Kabut (2006), Disekap Hujan (2011) dan Telapak Air (2013).
Seperti acara-acara Hisdraga sebelumnya, Ratna juga menggoda para pecinta sastra di Garut dengan menawarkan pentas lainnya, seperti monolog, musikalisasi puisi dan tampilan lainnya. Ah, penyair perempuan yang baru saja merilis kumpulan puisi berjudul “Magma” ini,  memang paling bisa mengemas kegiatan budaya menjadi sesuatu yang bernas dan renyah untuk dinikmati siapapun. *** Herdy Pranadinata