Jubir Ricky: Ditemukan 249 Kasus Covid-19 di Kabupaten Garut

0
114

KANDAGA.ID – Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Garut, Rabu (25/3/2020) merilis perkembangan Kasus Covid-19 sampai pukul 18.00 WIB belum ditemukan kasus Covid-19 Positif.

Juru bicara penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky R. Darajat mengatakan, secara keseluruhan, jumlah kasus dugaan Covid-19 setiap harinya mengalami peningkatan, dimana sampai hari ini ditemukan sebanyak 249 kasus, terdiri dari 11 kasus PDP dan 238 ODP.

Seperti dilaporkan kemarin, Selasa (24/3/2020) bahwa di RSUD dr. Slamet Garut terdapat total 9 kasus PDP, hari ini bertambah 2 orang lagi menjadi 11 kasus PDP, terdiri 2 kasus PDP baru dan 9 kasus PDP lama.

“Dua kasus baru PDP ini, satu diantaranya adanya perubahan status yang semula ODP, namun berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan maka statusnya berubah menjadi PDP,” jelas Ricky.

Dengan demikian tambah Ricky, dapat dipastikan bahwa kasus PDP sampai saat ini berjumlah 11 orang, terdiri dari 5 orang yang sudah dipastikan NEGATIF hasilnya dan sudah dipulangkan, 6 orang kondisi masih dirawat, yaitu 4 PDP jenis kelamin laki-laki dan 2 perempuan. Dari sebanyak 6 PDP tersebut, 5 diantaranya kelompok umur Balita.

“Pada hari ini, peningkatan penemuan jumlah kasus ODP yaitu sebanyak 62 kasus, atau secara komulatif sampai hari ini ditemukan sebanyak 238 kasus, dimana 6 ODP sudah dinyatakan selesai masa pemantauannya, 39 proses perawatan di rumah sakit dan puskesmas, dan 193 ODP dalam pemantauan Dinas Kesehatan dan Puskesmas,” ujarnya.

Ricky menghimbau kepada masyarakat, setiap hari mendapatkan pemberitaan dari berbagai media termasuk media sosial tentang Covid-19. Dan Ricky berharap, masyarakat bersikap bijak, pintar memilah dan jangan terlalu mudah percaya atas berbagai pemberitaan dan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Untuk itu, pemberitaan yang benar tentang Covid-19 tentunya akan diinformasikan oleh pemerintah pusat sampai daerah secara berjenjang melalui Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Daerah,” jelasnya.

Selain itu, ujar Ricky, Pemkab Garut bersama Polres Garut dan Kodim 0611 Garut terus berupaya melakukan upaya-upaya terbaik untuk masyarakat Kabupaten Garut dalam menghadapi virus Corona (Covid-19).

“Beberapa upaya telah dilakukan dengan penyemprotan Disinfektan yang terus menerus ke berbagai tempat fasilitas sosial, gedung perkantoran, tempat ibadah, sekolah, tempat-tempat umum dan lainnya,” ujarnya.

Ricky menambahkan, di perbatasan atau pintu masuk Garut dilakukan pemeriksaan terhadap penumpang umum dan penumpang kendaraan pribadi terus dilakukan pengecekan suhu tubuh, serta upaya lain dilakukan oleh Pemkab Garut, Polres Garut dan Kodim 0611 Garut.

“Untuk itu perlu partisipasi dan kesadaran masyarakat untuk bersama mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) ini diantaranya dengan penerapan Social Distancing atau pembatasan jarak, tidak berkumpul dan mambatasi jarak komunikasi dan lainnya,” pungkasnya. (Jajang Sukmana)***