Harmonisasi Melalui GALAKSI (Gelar Aksi dan Kreasi)

0
75

“Musik adalah hukum moral. Musik bisa memberi jiwa ke alam semesta, memberi sayap ke pikiran, membawa terbang ke imajinasi, pesona dan keceriaan untuk hidup, dan segalanya,” ungkapan ini muncul dari seorang filsuf Yunani bernama Plato. Nampaknya buah pikiran ini mampu meningkatkan eksistensi musik di berbagai ranah, termasuk di lingkungan akademik Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut.

Mahasiswa PGSD IPI Garut kembali mengukir sejarah di bidang artistik pada kamis pagi (14/2/19). Pasalnya, tahun ini merupakan tahun kedua PGSD mempersembahkan pagelaran seni musik yang pesertanya melibatkan mahasiswa semester 5. Hebatnya lagi, mahasiswa berbagai tingkat turut hadir sebagai apresiator dalam pagelaran ini.

Pagelaran ini terbagi menjadi dua sesi. Sesi yang pertama ialah penampilan kelompok, sedangkan sesi kedua ialah penampilan perkelas. Semua peserta berusaha untuk totalitas dan berkreasi tanpa batas, sebab pagelaran ini merupakan bentuk Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Pembelajaran Seni Musik di Sekolah Dasar.

“Untuk pagelaran musik bertajuk ‘GALAKSI’ ini, persiapannya cukup singkat. Persiapan pagelaran ini dimulai sejak awal bulan Januari 2019,” papar Iset Cica Hermawati selaku ketua pelaksana pagelaran seni musik.

 

Sebagai dosen pengampu mata kuliah yang bersangkutan, Dea Asri Pujiasti menambahkan bahwa konsep dari pagelaran ini tidak hanya berorientasi pada aksi dan kreasi, namun ada unsur filosofinya. Istilah “galaksi” berkaitan dengan alam semesta. Jadi, pagelaran ini diharapkan tidak hanya “membumikan” pembelajaran musik di ranah kampus, namun bisa “menyemestakan” kreasi musik mahasiswa PGSD di luar kampus.

 

Sementara itu, ketua program studi PGSD, Lutfi Asy’ari sangat mengapresiasi pagelaran seni musik ini. Iapun turut menjadi apresiator di sela-sela kesibukannya. “Acara ini sangat luar biasa, dan semoga ‘produk’ dari sebuah mata kuliah itu bisa menjelma menjadi sebuah karya yang besar. Tidak hanya dinikmati oleh mahasiswa internal, tapi bisa diterima dan diapresiasi oleh masyarakat secara luas,” ujarnya penuh harap. (Fitri Ayu)***

 

 

PGSD-A Setelah Unjuk Kabisa

PGSD-B Setelah Unjuk Kabisa

PGSD-C Setelah Unjuk Kabisa

PGSD-D Setelah Unjuk Kabisa