Guru di Masa Pandemi

0
145
Oleh : Nurdin, ST., M.Pd.

Masa pendemi merupakan kondisi sulit yang harus dihadapi. Penyebaran Covid-19 makin lama makin memprihatinkan sehingga mempengaruhi berbagai sektor salah satunya adalah sektor pendidikan.

Pendidikan adalah sektor yang paling terdampak dan paling viral diperbincangkan akibat dari pengaruh pandemi. Banyak guru dan siswa di setiap sekolah dalam berbagai tingkat mengeluh dengan kondisi saat ini.

Kondisi pandemi ini membuat guru dan peserta didik harus berfikir ekstra dalam melaksanakan proses belajar mengajar, terutama guru yang berperan sebagai fasilitator harus mampu berfikir bagaimana caranya di masa pandemi proses belajar mengajar dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Hal tersebut merupakan tantangan yang besar bagi guru dalam membuat sebuah inovasi pembelajaran. Guru dituntut untuk menuangkan kreatifitasnya dalam membuat sebuah model ataupun media pembelajaran yang dapat memfasilitasi peserta didik untuk melaksanakan proses belajar . Salah satu model pembelajaran yang bisa digunakan oleh guru pada masa pandemi adalah melaksanakan model pembelajaran dalam jaringan atau dikenal dengan istilah daring.

Pembelajaran daring merupakan salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di lingkungan sekolah ,hal ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 36962/MPK.A/HK/2020 tentang Pembelajaran Daring dan Bekerja dari Rumah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Mengingat hal tersebut sudah sepantasnya seorang guru sebagai peran yang penting dalam proses pembelajaran untuk mampu berinovasi dengan menggunakan model pembelajaran daring (online) dan memastikan bahwa proses belajar mengajar terlaksana dengan efektif menyesuaikan dengan kondisi khusus pada masa pandemi Covid-19 saat ini. Model pembelajaran daring tidak terlepas dari perangkat lunak (aplikasi) pengelolaan kelas yang bisa digunakan untuk proses pembelajaran. Guru harus menguasai berbagai macam aplikasi yang dapat dijadikan sebagai media dalam proses pembelajaran daring. Terdapat banyak aplikasi yang dapat dijadikan sebagai media interaksi, komunikasi, dan evaluasi guru beserta peserta didik dalam melaksanakan proses belajar mengajar secara daring. Misalnya guru dapat memanfaatkan google clasroom, edmodo, rumah belajar, quipper school, ruang guru, zenius, dan lain sebagainya sebagai media untuk pengelolan kelas. Melalui media tersebut guru dapat merancang dan melaksanakan pembelajaran yang terkontrol dan terpusat sehingga proses pembelajaran daring dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Guru dapat pula melakukan evaluasi terkait dengan keberhasilan atau pencapaian tujuan pembelajaran dengan hasil yang cepat, tepat, dan akurat. Selain aplikasi pengelolaan kelas, guru juga harus menguasai aplikasi video converence yaitu sebagai media komunikasi atau penghubung dengan peserta didik sebagai pengganti tatap muka di kelas. Guru dan peserta didik dapat bertatap muka melaksanakan proses belajar mengajar melalui video yang terhubung dengan internet dengan menggunakan laptop, perangkat komputer, atau telepon gemgam nya masing-masing. Dalam kegiatan tersebut guru dapat memanfaatkan aplikasi zoom , cisco webex, cloudx,google meeting, yang dapat diatur baik dari segi waktu, jumlah peserta, materi, agenda,video conference ini juga bisa menyertakan daftar hadir, bahkan bisa melaksanakan evaluasi untuk mengukur keberhasilan proses pembelajaran.

Dengan fasilitas perangkat lunak tersebut di atas, guru sangat dibantu dalam memudahkan proses belajar mengajar model pembelajaran daring. Semangat dan kemauan guru untuk mempelajari dan menggunakan aplikasi dibutuhkan untuk menguasai aplikasi tersebut. Guru muda ataupun guru tua sama-sama membutuhkan hal itu. Inovasi dan kreatifitas tidak dibatasi usia, semua harus melakukan hal yang sama. Kondisi saat ini menuntut semua guru harus mau belajar, harus mau menerima dan mampu menyesuaikan keadaan.

Guru adalah garda terdepan dalam proses pembelajaran, berhasil atau tidaknya pembelajaran tergantung pada gurunya. Guru yang mampu menyesuaikan dengan keadaan, guru yang mampu mengikuti perkembangan zaman, dan guru yang mampu memanfaatkan teknologi adalah salah satu kunci keberhasilan dalam mendidik peserta didiknya. (*)

Penulis, Guru Mata Pelajaran Produktif Multimedia (C3) SMK Negeri 1 Garut