Dua Mahasiswa UNIGA Raih Gelar Juara Duta GenRe 2020

0
261

Kandaga.id – Dua mahasiswa/i Universitas Garut (Uniga) kembali berhasil meraih prestasi dalam ajang pemilihan Duta GenRe (Generasi Berencana) yang diselenggarakan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut.

Rangkaian kegiatan seleksi Duta GenRe ini dilaksanakan berbasis virtual dimulai dari tanggal 16 Mei hingga 20 Mei 2020. Babak Final dilaksanakan tanggal 18 Juni 2020 bertempat di Aula Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Garut (DPPKBPPPA).

Setelah menjalani beberapa penilaian dan karantina, akhirnya Sondika Rasid meraih gelar Juara Terbaik 1 Putra dan The Best of Photo Genic GenRe 2020 sedangkan Elvin Noorshanty meraih Duta Social Motivator dan The Best Photo Genic GenRe 2020, yang masing-masing tercatat sebagai mahasiswa Semester VIII Fakultas Ilmu Komunikasi dan mahasiswi Akuntansi S1 Fakultas Ekonomi Universitas Garut (Uniga).

Pemenang terbaik yang terpilih akan menjabat setahun ke depan hingga 2021. Duta GenRe ini merupakan duta yang memiliki tanggung jawab untuk mensosialisasikan program BKKBN kepada remaja dan masyarakat luas dalam menghindari TRIAD KRR (TIga Ancaman dalam Reproduksi Remaja) yaitu Seks Bebas, Pernikahan Dini dan Napza selain itu untuk menggerakkan program 2 anak cukup dan mengayomi PIK (Pusat Informasi Konseling).

Mendengar kabar tersebut Rektor Universitas Garut (UNIGA) Dr. Ir. H. Abdusy Syakur, M.Eng merasa bangga dan mengucapkan selamat serta ucapan terima kasih kepada Sondika Rasid dan Elvin Noorshanty serta para dosen kemahasiswaan yang membimbing mereka sehingga mereka mampu mempertahankan prestasi yang diperoleh tahun kemaren serta mampu mengharumkan nama Universitas Garut (Uniga).

“Tentu saja capaian prestasi ini sangat membanggakan, kita berharap semoga ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengukir prestasi, mahasiswa sebagai agent of change dan agent of education harus dibuktikan melalui kompetensi yang bisa dijadikan role model serta menjadi pelopor kamajuan sebuah bangsa,” ungkapnya. (Jajang Sukmana)***