DR. Budi Suhardiman, M.Pd., Tak Henti Belajar, Kunci Raih prestasi

0
165

KANDAGA.ID – Capaian membanggakan kembali ditorehkan Kepala SMPN 2 Garut, DR. Budi Suhardiman, M.Pd. Untuk kesekian kalinya lelaki asal Garut Selatan ini meraih penghargaan prestisius setelah dinobatkan sebagai Kepala Sekolah Berprestasi tingkat Provinsi Jawa Barat. Atas keberhasilannya dalam pemilihan tenaga pendidik berprestasi Tahun 2019, Budi menerima sejumlah penghargaan yang langsung diserahkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, DR. Ir. Dewi Sartika, M.Si di Hotel Bumi Makmur Indah, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (26/6/2019).

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat menyerahkan piagam penghargaan kepada DR. Budi Suhardiman, M.Pd. (Kepala SMPN 2 Garut) di hotel Bumi Makmur Indah, Lembang, Bandung Barat, Rabu (26/6/2019).

Kepada Kandaga, Budi yang juga aktif menulis artikel dan buku bertema pendidikan ini menuturkan, keberhasilannya menjadi salah satu kepala sekolah terbaik, tak lepas dari portofolio yang disusunnya yang juga dipersentasikan dihadapan tim penilai. Ia menjelaskan portofolio yang dibuatnya berisi data, aktivitas di luar, prestasi individu sebagai kepala sekolah, prestasi guru, siswa, dan sekolah, serta bukti fisik dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai kepala sekolah.

Tak hanya itu, lanjut Budi para kontestan juga harus melewati tes tulis dan memaparkan makalah Best Practies dan diakhiri dengan sesi wawancara yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kepala sekolah.

“Jadi ada penilaian terhadap kinerja para kepala sekolah melalui rangkuman portofolio. Alhamdulillah, setelah melewati tahapan yang cukup melelahkan, tim penilai menetapkan saya sebagai salah satu kepala sekolah terbaik. Tentu saja hal ini akan terus dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah yang saya pimpin,” ujarnya.

Budi juga menambahkan, kunci semua prestasi yang diperolehnya terletak pada kemauannya untuk terus belajar, serta bekerja sesuai tugas dan fungsi sebagai kepala sekolah.

“Apa yang kita kerjakan harus ada dokumen perencanaan, pelaksanaan, dan laporan. Begitupun saya, dalam bekerja, saya selalu menyiapkan segalanya. Sedangkan dalam menghadapi penilaian kepala sekolah tahun ini, saya menyiapkan karya tulis berupa Best Practises yang dilaksanakan di sekolah,” jelasnya.

Budi menuturkan,secara pribadi, prestasi tersebut menjadi alat untuk terus membangun sekolah agar lebih maju lagi. Prestasi sejati adalah prestasi yang mampu menular kepada orang lain sehingga akan memacu munculnya prestasi-prestasi berikutnya yang lebih hebat.

“Saya berkomitmen untuk tidak berhenti meraih prestasi. Sayapun senantiasa memegang teguh prinsip saya untuk out the box agar berbeda dengan orang kebanyakan,” katanya. (Jajang Sukmana)***