Disdik dan MKKS SMP Dukung Penuh “Garut Menggiring Bola 1000 Anak Usia Dini”

0
211

KANDAGA.ID – Dalam rangka pencanangan prestasi sepak bola Askab PSSI Kabupaten Garut menggelar “Garut Menggiring Bola 1000 Anak Usia Dini” sekaligus untuk memecahkan Record Holders Republic (RHR) di lapangan Otto Iskandardinata (Alun-alun), Jl. Jend. Ahmad Yani, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (27/7/2019).

Dengan tema “Bola Menyatukan Kita Damai Sepak Bola Damai Indonesia”, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum secara resmi membuka kegiatan, disaksikan Bupati beserta Wakil Bupati Garut, Kapolres Garut, Dandim 0611/Garut, Ketua KONI, Ketua PSSI, dan stakeholder terkait lainnya.

“Olahraga adalah sebagai alat pemersatu bangsa dan mudah-mudahan dengan kegiatan kali ini selain dicatat sebagai rekor dunia juga semakin banyak melahirkan atlet sepakbola,” ujarnya.

Selain mengucapkan Selamat HUT Bhayangkara ke-72, menurut Wagub kegiatan di wilayah Jawa Barat ini khususnya di Kabupaten Garut sangat pas, karena Kabupaten Garut telah banyak melahirkan pemain sepak bola berskala nasional.

“Yang lebih penting bisa menumbuhkan di masyarakat khususnya anak-anak usia dini supaya lebih mencintai olahraga, khususnya sepakbola. Saya merasa khawatir terhadap anak-anak sekarang yang lebih suka bermain HP atau Gedget ketimbang berolahraga, dan itu sangat membahayakan,” jelasnya.

Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng.

Ditempat terpisah, Ketua KONI Kabupaten Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., mengatakan sekarang banyak kegiatan-kegiatan anak muda yang kurang mendukung pada kegiatan fisik. Dan dengan kegiatan ini diharapkan lahir bibit-bibit atlet sepakbola yang potensial, juga kegiatan ini sebagai persiapan untuk menghadapi Porkab 2020.

“Ini komitmen kami tentang kesadaran berbangsa dan bernegara, dan ini harus disosialisasikan kepada masyarakat dan dijadikan momentum kebangkitan olahraga di Kabupaten Garut,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga untuk meningkatkan partisipasi masyarakat khususnya kepada generasi muda mau dan terbiasa berolahraga, karena mereka itu sangat rentan terhadap godaan-godaan aktivitas yang kurang berupa fisik.

“Kita tahu dengan kegiatan fisik itu akan membantu orang menjadi sehat, kalau di KONI sehat, kuat dan hebat. Sehat dulu jangan fisik,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Totong, S.Pd., M.Si., (kanan) bersama Ketua MKKS SMP Kabupaten Garut, R. Yusup Satria Gautama, M.Pd.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut, Totong, S.Pd., M.Si., menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan giring bola ini. Karena Disdik berkewajiban untuk mendorong pola pembinaan olahraga di sekolah-sekolah. Dan kegiatan ini merupakan pedekatan olahraga, pendekatan pendidikan dan pendekatan olahraga masyarakat.

“Kami dinas pendidikan berkewajiban adanya pembinaan pembibitan atlet khususnya sepakbola,” ujar Totong didampingi Ketua MKKS SMP Kabupaten Garut, R. Yusup Satria Gautama, M.Pd., di ruang kerja Kepala SMPN 1 Garut.

Menurut Totong, dengan adanya giring bola ini merupakan momentum untuk memotivasi anak-anak supaya lebih giat, lebih berprestasi khususnya di sepakbola.

“Kami di dunia pendidikan bukan untuk dicetak jadi supaya sama, biar anak jadi dirinya sendiri. Misalnya, kalau dia aktif di sepakbola, ya harus berkembang di sepakbola dan kalau dia punya sendiri, ya kita arahkan,” jelasnya.

Menurut Totong, sebagai movitasi terhadap anak-anak, kegiatan giring bola ini mengerahkan sekitar 10 ribu peserta didik jenjang SD dan SMP terutama dari Kecamatan Garut Kota dan Kecamatan Tarogong Kidul.

Sementara itu, Ketua MKKS SMP Kabupaten Garut, R. Yusup Satria Gautama, M.Pd., mengatakan, kehadiran MKKS pada kegiatan giring 1000 bola ini, atas arahan dari Kadisdik untuk mendukung kegiatan PSSI di Kabupaten Garut.

“Kami MKKS SMP sebagai bagian dari Disdik mendukung sepenuhnya kegiatan ini, untuk kemajuan persepakbolaan khususnya di Kabupaten Garut untuk mencari bibit-bibit dari kalangan para pelajar,” ujarnya.

Selain itu, menurut Yusup, untuk menggali para pemain sepak bola yang ada khususnya di SMP kedepan dan kalau kejuaraan di O2SN sekarang tidak ada, MKKS SMP dalam kegiatan nanti akan koordinasi dengan Kadisik untuk menyelenggarakan beberapa kejuaraan. Untuk piala apa? atau kejuaraan apa?. (Jajang Sukmana)***