Bupati Garut Hadiri Milad ke-5 Subuh Akbar Masjid Agung Garut

0
60

Bukan hanya di Masjid Agung Garut, subuh akbar menyebar di 42 kecamatan, di seluruh desa dan kelurahan

kandaga.id – Bupati Garut Rudy Gunawan, Minggu (16/8/2020) hadir sekaligus memberikan sambutan dalam Milad ke-5 Subuh Akbar yang diinisiasi Masjid Agung Garut. Usai melaksanakan Shalat Subuh berjamaah, bupati dan jajaran pemkab, termasuk Penjabat Sekretaris Daerah Zat Zat Munazat, para kepala SKPD, para sekretaris SKPD, dan pegawai di lingkungan Pemkab Garut, dan para jemaah Masjid Agung Garut, kurang lebih 500 orang mendengar tausyiyah yang disampaikan Imam Besar Masjid Agung Garut, KH. Aceng Mimar Hidayatullah.

Bupati Garut Rudy Gunawan memberikan sambutan dalam Milad ke-5 Subuh Akbar Masjid Agung Garut, Minggu (16/8/2020). (Foto : Deni Septyan/Diskominfo Garut).

Bupati Rudy Gunawan dalam kesempatan tersebut memberikan sambutannya, antara lain tentang komitmen bersama melaksanakan shalat berjamaah subuh. “Saya bergembira ketika semua kita berkomitmen untuk bersama-sama melaksanakan salat berjamaah yaitu salat subuh karena salat berjamaah ini adalah komitmen sejak Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam berdakwah di Kota Mekah dan hijrah ke Madinah, karena berjamaah itu adalah komitmen dari kita semua untuk bersama-sama memberikan satu dorongan untuk beribadah,” ungkap Rudy.

Menurutnya, shalat subuh adalah shalat yang pertama dilakukan sejak mulai bangun, apalagi salat subuh itu adalah shalat yang paling luar biasa karena do’a akan terkabul. “Lima tahun yang lalu saya kedatangan Ceng Usep di meja makan pendopo, ingin ada kegiatan salat subuh berjamaah di Masjid Agung, saat itu Imam Besar memberikan komitmen ingin ada salat subuh berjamaah di Masjid Agung Garut ini, saat itu saya memberikan arahan kepada Ceng Usep silahkan laksanakan dengan catatan asal ini tidak menjadi ajang politik untuk kampanye dan apapun itu, ini adalah murni untuk khusus keagamaan di Kabupaten Garut dan khusus untuk Masjid Agung, untuk kepentingan Allah subhanahu wa ta’ala,” tuturnya.

Rudy menyatakan, sampai dengan sekarang pelaksanaan subuh akbar tidak hanya di Masjid Agung Garut, kini sudah menyebar di 42 kecamatan dan di seluruh desa dan kelurahan, bahkan di masjid-masjid di beberapa tempat masyarakat memberikan dorongan kepada yang lain untuk bersama-sama ber-shalat subuh berjamaah dan subuh akbar ini. Bupati menyebut fenomena ini sangat luar biasa.

Meski demikian, bupati berpesan, di tengah pandemi covid-19, untuk memperhatikan protokol kesehatan. “Pesan saya selaku Bupati Garut, silakan beraktivitas, silakan berekonomi, tapi ingat 3M; Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan, di manapun berada dan kita harus sadar akan berbahayanya virus ini,” ujarnya.

Di bagian akhir Bupati Rudy menyampaikan rencana DKM Masjid Agung yang akan merenovasi kubah masjid. “Insya Allah kita akan melihat renovasi kubah Masjid Agung. Saya sudah melihat langsung, desainnya sangat bagus, mungkin paling lambat tahun depan kita akan merenovasi masjid kita Masjid Agung Garut,” pungkasnya. (Jajang Sukmana/mediacenter.garutkab.go.id)***