Banyak Korban Jiwa, Garut Dinyatakan Darurat Bencana

0
257

banjir2

Hujan deras yang melanda sejumlah titik di Kota Garut , Selasa malam (20/9) menyisakan duka yang sangat mendalam. Ratusan rumah dan sejumlah tempat  pelayanan publik terendam banjir. Tak hanya menimbulkan kerusakan, bencana paling buruk yang pernah melanda Kabupaten Garut ini juga menimbulkan korban jiwa. Meski pihak terkait belum secara resmi merilis kerugian yang ditimbulkan akibat bencana tersebut, sejumlah netizen di media sosial mengabarkan hingga hari ini korban meninggal tercatat sebanyak 9 orang, 2 orang hilang, korban luka berat dan ringan sebanyak 30 orang. Tak hanya kawsan Garut Kota dan Kecamatan Tarogong Kidul, bencana ini juga menyasar kecamatan lainnya yiutu Kecamatan Tarogong Kaler, Bayongbong, Banyuresmi dan Karangpawitan

banjir

Berdasarkan laporan  jurnalis Kandaga dan Garut Express,Malam tadi Bupati, Garut Rudy Gunawan langsung memimpin proses evakuasi di beberapa lokasi. Dalam kesempatan tersebut Rudy juga menyatakan Garut dalam situasi darurat bencana. “Saya imbau agar semua warga meningkatkan kewaspadaan,” kata Bupati saat meninjau lokasi banjir di RSUD dr. Slamet Garut, Rabu (21/9/2016) dini hari.

Rudy mengatakan dirinya telah mengintruksikan BPBD agar segera memberika pertolongan kepada warga yang terdampak musibah banjir dan longsor. Sampai saat ini dirinya belum mengetahui data kerugian dan korban akibat banjir yang tiba-tiba menyapu kota Garut dan sekitarnya. “Untuk korban masih dihitung dan diidentifikasi dulu. Nanti setelah pertolongan dilakukan akan didata,” katanya.

Rudy menyatakan, 8 jembatan dari Kota Garut sampai Limbangan dinyatakan berbahaya. Pasalnya banjir meluap sampai di atas jembatan. Menurutnya, peristiwa seperti ini baru terjadi di Garut. Sehingga ia menyatakan Garut darurat bencana. Masih menurut Rudy, dirinya sempat syok saat meninjau lokasi banjir di RSU. dr. Slamet ada yang meninggal di parkiran. Oleh sebab itu, ia akan turun langsung memberikan komando untuk memberikan pertolongan kepada warga yang terkena dampak banjir. (Farhan SN/Hakim A.G)***