Anggota DPRD Garut Fraksi PDIP Dorong Pengembangan Potensi Wisata

0
94

Anggota DPRD Garut, Fraksi PDIP, Yudha Puja Turnawan (bermasker putih) saat reses di Aula Kantor Kecamatan Wanaraja.

Kandaga. Id- Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Yudha Puja Turnawan mengatakan, siap mendorong pengembangan potensi wisata desa di Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Nanti saya perlu komunikasi juga dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut untuk mengembangkan potensi sektor pariwisata,” kata Yudha saat menggelar reses anggota DPRD Kabupaten Garut Masa Sidang II Tahun 2020 Daerah Pemilihan I di aula kantor Kecamatan Wanaraja, Garut, Rabu (24/06/2020).

Ia menuturkan, dalam kegiatan reses anggota DPRD Garut di Kecamatan Wanaraja itu mendapatkan beragam usulan dan keinginan masyarakat dalam membangun daerahnya untuk kepentingan bersama. Salah satunya, kata dia, ada warga menyampaikan keinginan untuk membangun potensi wisata dan budaya desa di Kecamatan Wanaraja, bahkan menjadi barometer bagi daerah lain di Garut.

“Jadi kami DPRD Garut, siap memperhatikan persoalan masyarakat untuk menunjang sektor pariwisata seperti perbaikan jalan dan sebagainya,” kata Ketua DPC PDIP Garut itu.

Yudha meminta masyarakat yang ingin mengembangkan sektor pariwisata agar terlebih dahulu mencari potensi wisata di desanya masing-masing.

Jika sudah ada, kata dia, maka pemerintah desa bisa membantu pengembangannya, untuk selanjutnya Pemerintah Kabupaten Garut mendorong pembangunan lainnya untuk menunjang sektor wisata desa bersangkutan.

Yudha mencontohkan, seperti masyarakat di daerah lain yakni  kawasan Umbul, Klaten, Jawa Tengah, yang berhasil mengangkat potensi wisata desa menjadi primadona bagi wisatawan berbagai daerah.

“Lebih bagus tentukan dulu potensi desa apa dulu, harus ada inisiasi dulu dari masyarakat, baru nanti didorong pengembangannya,” kata Yudha.

Terkait potensi wisata Talaga Bodas di Kecamatan Wanaraja, kata dia, kawasan wisata itu kewenangan pengelolaannya bukan Pemkab Garut tetapi ada instansi lain yakni Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). “Saya harap ada pengembangan di desa dulu, untuk perbaikan penunjang lainnya baru Pemkab berbicara,” katanya.

Kegiatan reses yang dilaksanakan Yudha pada hari kedua itu, dihadiri banyak perwakilan masyarakat dan kader PDIP di wilayah tersebut. Persoalan yang disampaikan masyarakat di antaranya masalah infrastruktur jalan, dan penyediaan air bersih yang mudah bagi masyarakat. (Jay).